Jumat, 24 Januari 2014



Karya Tulis Akhir PJJ

               Created by :
ACH FAUZY
HYBRID LEARNING
program






KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan syukur alhamdulillah penulis dapat menyelesaikan karya tulis yang berjudul “Pentingnya Potensi Belajar Bagi Siswa di SDN Curug 04”.
Adapun maksud dari penyusunan karya tulis ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah di Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka – PJJ UHAMKA Bogor.
Dalam menyusun karya tulis ini, penulis mendapat bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, melalui pengantar ini penulis ucapkan banyak terima kasih atas segala bantuan yang telah diberikan. Semoga semua kebaikan dibalas oleh Allah SWT dengan balasan yang berlipat ganda.
Karena terbatasnya pengetahuan serta kemampuan yang dimiliki, penulis menyadari bahwa dalam penyusunan karya tulis ini masih jauh dari sempurna dn masih terdapat kekurangan dan kesalahan baik dalam penyusunan kata, penulisan, maupun isi serta pembahasannya. Untuk itu saran dan kritik yang bersifat membangun sangat penulis harapkan demi perbaikan penyusunan karya tulis lain di masa yang akan datang.
Akhir kata, penulis berharap semoga karya tulis ini bermanfaat bagi penulis khususnya, dan umumnya bagi para pembaca.










              Karya Tulis Akhir PJJ
·        Pengertian PJJ
1.      Suatu bentuk pembelajaran mandiri yang terorganisasi secara sistematis, dimana konseling, penyajian materi pembelajaran, dan penyeliaan serta pemantauan keberhasilan siswa dilakukan oleh sekelompok tenaga dosen yang memiliki tanggung jawab yang saling berbeda. Pembelajaran dilaksanakan secara jarak jauh dengan menggunakan bantuan media (Dohmen,1967).
2.      Suatu metode pembelajaran yang menggunakan korespondensi sebagai alat komunikasi antar tenaga dosen dengan siswa, ditambah dengan adanya interaksi antar siswa dalam proses pembelajaran (Mackenzie, Christensen, & Rigby, 1968).
3.      Sistem pendidikan yang tidak mempersyaratkan adanya tenaga dosen di tempat seseorang belajar, namun dimungkinkan adanya pertemuan-pertemuan antara tenaga dosen dan siswa pada waktu-waktu tertentu (French Law, 1971).
4.      Suatu metode untuk menyampaikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dikelola berdasarkan pada penerapan konsep ban berjalan (division of labor),prinsip-prinsip organisasi, dan pemanfaatan media sevata ekstensif terutama dalam reproduksi bahan ajar, sehingga memungkinkan terjadinya proses pembelajaran pada siswa dalamjumlah banyak pada saat bersamaan dimanapun mereka berada. Merupakan suatu bentuk industri dari belajar dan dosenan (Peters, 1973).
5.      Suatu metode pembelajaran dimana proses dosenan terjadi secara terpisah dari proses belajar, sehingga komunikasi antara tenaga dosen dan siswa harus difasilitasikan melalui bahan cetak, media elektronik, dan media-media lainnya (Moore, 1973).
6.      Suatu bentuk pendidikan yang meliputi beragam bentuk pembelajaran pada berbagaitingkat pendidikan yang terjadi tanpa adanya penyeliaan tutor secara langsung dan atau terus menerus terhadap siswa dalam lokasi yang sama, namun memerlukan proses perencanaan, pengorganisasian dan pemantauan dari suatu organisasi pendidikan, serta penyediaan proses pembimbingan dan tutorial, baik dalam bentuk langsung (real conversation)maupun simulasi (simulated conversation)(Holmberg, 1977).

Dari pengertian di atas dapat saya simpulkan bahwa metode pembelajaran PJJ antara dosen dan peserta didik dapat melakukan pembelajaran tanpa harus bertatap muka langsung karena keduanya dipisahkan antara jarak dan waktu. Mereka dapat berkomunikasi dengan media :
1.      Edmodo ( untuk mengetahui informasi pembelajaran )

2.      e-mail ( untuk mengirim tugas ke dosen / ke seamolec )




3.      skype ( untuk bertatap muka sama dosen tetapi tidak secara langsung )


 














\

4.      blog ( media alat tulis untuk hasil karya )

Peserta didik harus mandiri dalam mengerjakan berbagai tugas di PJJ. Dalam Pendidikan Jarak Jauh ini peserta didik menjadi pemeran utama dalam belajar, sehingga akan berjalan dengan baik dan lancar sesuai yang di inginkanpeserta didik dan dosen / pengajar.
·         Prinsip PJJ
Beberapa prinsip yang menjadi landasan dalam PJJ, yakni:
1.      Prinsip Kemandirian :
ü  Menentukan sendiri cara belajar      perorangan, berpasangan, atau kelompok.
ü  Pemilihan program sesuai dengan pilihan sendiri.
ü  Penggunaan aneka sumber yang tersedia dan terjangkau.
ü  Sesedikitnya mungkin bantuan dan intervensi dari luar.
2.      Prinsip Keluwesan :
ü  Jadwal yang relatif bebas       kapan memulai, mengakses bahan belajar, mengikuti ujian/tes kemampuan.
ü  Pindah jalurformal, non formalformal.
ü  Lintas jenisumum, kehususan/kejuruan, dsb.
ü  Belajar sambil bekerja.
3.      PrinsipKeterkinian :
ü  Pengembangan program yang tepat saat (just-in time) bukan yang diperkirakan perlu (just in case).
ü  Penggunaan sumber belajar terbaru.
ü  Kemudahan dan kecepatan untuk memperoleh informasi.
4.      PrinsipKesesuaian
ü  Terkait langsung dengan kebutuhan pribadi, maupun tuntutan lapangan kerja atau kemajuan masyarakat.
ü  Selaras dengankondisi dan karakteristik peserta didik.
ü  Kesetaraan bobot program.
ü  Pengakuan atas pengalaman (accreditation of prior learning).
5.      PrinsipMobilitas
ü  Perpindahan antar satuan pendidikan yang setara (akibat migrasi, dsb).
ü  Lintas jenjang berdasar kemampuan (melalui uji kompentensi, kurikulumatau portfolio)









o   Penutup



Tujuan dari penulisan karya ilmiah ini adalah untuk melengkapi tugas akhir pendidikan jarak jauh. Mohon maaf bila ada salah-salah kata. Terima kasih





Tidak ada komentar:

Posting Komentar