Karya
Tulis Akhir PJJ
Created
by :
ACH FAUZY
HYBRID LEARNING
program
KATA
PENGANTAR
Dengan
mengucapkan syukur alhamdulillah penulis dapat menyelesaikan karya tulis yang
berjudul “Pentingnya Potensi Belajar Bagi Siswa di SDN Curug 04”.
Adapun
maksud dari penyusunan karya tulis ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas
mata kuliah di Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka – PJJ UHAMKA Bogor.
Dalam
menyusun karya tulis ini, penulis mendapat bantuan dan bimbingan dari berbagai
pihak. Oleh karena itu, melalui pengantar ini penulis ucapkan banyak terima
kasih atas segala bantuan yang telah diberikan. Semoga semua kebaikan dibalas
oleh Allah SWT dengan balasan yang berlipat ganda.
Karena
terbatasnya pengetahuan serta kemampuan yang dimiliki, penulis menyadari bahwa
dalam penyusunan karya tulis ini masih jauh dari sempurna dn masih terdapat
kekurangan dan kesalahan baik dalam penyusunan kata, penulisan, maupun isi
serta pembahasannya. Untuk itu saran dan kritik yang bersifat membangun sangat
penulis harapkan demi perbaikan penyusunan karya tulis lain di masa yang akan
datang.
Akhir
kata, penulis berharap semoga karya tulis ini bermanfaat bagi penulis
khususnya, dan umumnya bagi para pembaca.
Karya
Tulis Akhir PJJ
·
Pengertian PJJ
1.
Suatu
bentuk pembelajaran mandiri yang terorganisasi secara sistematis, dimana
konseling, penyajian materi pembelajaran, dan penyeliaan serta pemantauan
keberhasilan siswa dilakukan oleh sekelompok tenaga dosen yang memiliki
tanggung jawab yang saling berbeda. Pembelajaran dilaksanakan secara jarak jauh
dengan menggunakan bantuan media (Dohmen,1967).
2.
Suatu
metode pembelajaran yang menggunakan korespondensi sebagai alat komunikasi
antar tenaga dosen dengan siswa, ditambah dengan adanya interaksi antar siswa
dalam proses pembelajaran (Mackenzie,
Christensen, & Rigby, 1968).
3.
Sistem
pendidikan yang tidak mempersyaratkan adanya tenaga dosen di tempat seseorang
belajar, namun dimungkinkan adanya pertemuan-pertemuan antara tenaga dosen dan
siswa pada waktu-waktu tertentu (French
Law, 1971).
4.
Suatu
metode untuk menyampaikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang
dikelola berdasarkan pada penerapan konsep ban berjalan (division of
labor),prinsip-prinsip organisasi, dan pemanfaatan media sevata ekstensif
terutama dalam reproduksi bahan ajar, sehingga memungkinkan terjadinya proses
pembelajaran pada siswa dalamjumlah banyak pada saat bersamaan dimanapun mereka
berada. Merupakan suatu bentuk industri dari belajar dan dosenan (Peters, 1973).
5.
Suatu
metode pembelajaran dimana proses dosenan terjadi secara terpisah dari proses
belajar, sehingga komunikasi antara tenaga dosen dan siswa harus
difasilitasikan melalui bahan cetak, media elektronik, dan media-media lainnya
(Moore, 1973).
6.
Suatu
bentuk pendidikan yang meliputi beragam bentuk pembelajaran pada
berbagaitingkat pendidikan yang terjadi tanpa adanya penyeliaan tutor secara
langsung dan atau terus menerus terhadap siswa dalam lokasi yang sama, namun
memerlukan proses perencanaan, pengorganisasian dan pemantauan dari suatu
organisasi pendidikan, serta penyediaan proses pembimbingan dan tutorial, baik
dalam bentuk langsung (real conversation)maupun simulasi (simulated
conversation)(Holmberg, 1977).
Dari
pengertian di atas dapat saya simpulkan bahwa metode pembelajaran PJJ antara
dosen dan peserta didik dapat melakukan pembelajaran tanpa harus bertatap muka
langsung karena keduanya dipisahkan antara jarak dan waktu. Mereka dapat
berkomunikasi dengan media :
1.
Edmodo ( untuk mengetahui informasi pembelajaran
)
2.
e-mail ( untuk mengirim
tugas ke dosen / ke seamolec )
3.
skype ( untuk bertatap muka sama dosen tetapi
tidak secara langsung )
\
4.
blog ( media alat tulis
untuk hasil karya )
Peserta didik harus mandiri dalam mengerjakan berbagai tugas
di PJJ. Dalam Pendidikan Jarak Jauh ini peserta didik menjadi pemeran utama
dalam belajar, sehingga akan berjalan dengan baik dan lancar sesuai yang di
inginkanpeserta didik dan dosen / pengajar.
·
Prinsip PJJ
Beberapa
prinsip yang menjadi landasan dalam PJJ, yakni:
1.
Prinsip
Kemandirian
:
ü
Menentukan sendiri cara belajar perorangan, berpasangan, atau
kelompok.
ü Pemilihan program sesuai dengan pilihan sendiri.
ü Penggunaan aneka sumber yang tersedia dan terjangkau.
ü Sesedikitnya mungkin bantuan dan intervensi dari luar.
2.
Prinsip
Keluwesan
:
ü
Jadwal yang relatif bebas kapan memulai, mengakses bahan
belajar, mengikuti ujian/tes kemampuan.
ü 
Pindah jalurformal, non formalformal.
ü
Lintas jenisumum, kehususan/kejuruan, dsb.
ü Belajar sambil bekerja.
3.
PrinsipKeterkinian :
ü Pengembangan program yang tepat saat (just-in time) bukan
yang diperkirakan perlu (just in case).
ü Penggunaan sumber belajar terbaru.
ü Kemudahan dan kecepatan untuk memperoleh informasi.
4.
PrinsipKesesuaian
ü Terkait langsung dengan kebutuhan pribadi, maupun tuntutan
lapangan kerja atau kemajuan masyarakat.
ü Selaras dengankondisi dan karakteristik peserta didik.
ü Kesetaraan bobot program.
ü Pengakuan atas pengalaman (accreditation of prior learning).
5.
PrinsipMobilitas
ü Perpindahan antar satuan pendidikan yang setara (akibat
migrasi, dsb).
ü Lintas jenjang berdasar kemampuan (melalui uji kompentensi,
kurikulumatau portfolio)
o
Penutup
Tujuan dari penulisan karya ilmiah ini
adalah untuk melengkapi tugas akhir pendidikan jarak jauh. Mohon maaf bila ada
salah-salah kata. Terima kasih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar